Insektisida ialah bahan organik maupun anorganik yang berfungsi untuk
membasmi hama serangga. Insektisida dibedakan menjadi dua macam yaitu yang
Organik dan Anorganik. Insektisida Organik adalah bahan organik yang
dimanfaatkan untuk membasmi hama serangga. Sedangkan Insektisida Anorganik ialah
bahan anorganik (kimia) yang dimanfaatkan untuk membasmi hama serangga.
Metode pengaplikasian insektisida bermacam-macam. Ada yang ditaburkan, maupun
disemprotkan namun jarang sekali yang dikocorkan. Waktu pengaplikasiannya ada
yang diawal persiapan lahan (biasanya insektisida model tabur) ada pula yang
menunggu gejala serangan muncul.
Insektisida Organik memiliki keuntungan lebih aman digunakan ketimbang
insektisida anorganik yang bisa meracuni manusia dan binatang jika tidak
digunakan secara bijak.
PETANAM
Kamis, 31 Desember 2015
BAKTERISIDA
Bakterisida ialah bahan organik maupun anorganik yang bersifat membasmi
bakteri patogen. Bakterisida pada tanaman dibagi menjadi dua jenis yaitu
bakterisida organik dan bakterisida Anorganik. Bakterisida Organik ialah baik
(Efective Micoorganisme) yang dimanfaatkan untuk menekan perkembangan bakteri
patogen sedangkan Bakterisida Anorganik ialah bahan atau zat Anorganik (kimia)
yang digunakan untuk mematikan bakteri patogen.
Metode penggunaan bakterisida sendiri bervariasi. Ada yang ditaburkan, disemprotkan atau dikocorkan. semuanya tergantung bagian tanaman yang diserang bakteri patogen. Waktu pengaplikasiannya juga bermacam-macam. Bakterisida bisa diaplikasikan pada awal persiapan lahan maupun pada waktu gejala serangan bakteri patogen muncul.
Bakterisida Organik lebih aman diberikan pada tanaman karena tidak memiliki dampak buruk pada lingkungan. Berbeda dengan Bakterisida Anorganik yang bersifat kimia jika diberikan secara berlebihan dapat membuat bakteri patogen menjadi resistan (kebal) terhadap bahan aktif yang digunakan pada bakterisida anorganik tersebut.
Metode penggunaan bakterisida sendiri bervariasi. Ada yang ditaburkan, disemprotkan atau dikocorkan. semuanya tergantung bagian tanaman yang diserang bakteri patogen. Waktu pengaplikasiannya juga bermacam-macam. Bakterisida bisa diaplikasikan pada awal persiapan lahan maupun pada waktu gejala serangan bakteri patogen muncul.
Bakterisida Organik lebih aman diberikan pada tanaman karena tidak memiliki dampak buruk pada lingkungan. Berbeda dengan Bakterisida Anorganik yang bersifat kimia jika diberikan secara berlebihan dapat membuat bakteri patogen menjadi resistan (kebal) terhadap bahan aktif yang digunakan pada bakterisida anorganik tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)